Mata merupakan salah satu organ vital tubuh dan panca indra manusia yang memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup manusia. Fungsi mata untuk melihat segala sesuatu yang ada di sekitar. Mata yang sehat merupakan sebuah anugerah yang patut disyukuri. Seseorang dapat melakukan berbagai hal dalam hidupnya dengan melihat.
Anatomi mata adalah bagian atau struktur yang ditemukan secara khusus atau terperinci di dalam mata. Masing-masing bagian mata tersebut memiliki fungsinya masing-masing yang membantu mata berfungsi dengan baik. Salah satu bagian mata yang memiliki peranan penting yaitu lensa mata.
Lensa mata adalah bagian mata yang menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya ke retina. Lensanya sendiri cembung, di bagian belakang dan depan. Lensa ini ditutupi dengan film. Posisi lensanya sendiri berada di belakang iris.
Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan berdasarkan World Report on Vision tahun 2019 diperkirakan secara global terdapat kurang lebih 2,2 milyar penduduk yang mengalami gangguan penglihatan dan/atau kebutaan. Salah satunya gangguan pada salah satu bagian mata yaitu lensa mata.
Ada banyak jenis penyakit atau kondisi yang dapat terjadi pada lensa mata manusia. Berikut penyakit yang sering terjadi pada lensa mata :
1. Kelainan Refraksi
Kesalahan bias adalah suatu kondisi di mana gambar tetap tidak terbentuk pada retina (makula lutea atau bintik kuning). Penderita penyakit ini mengalami ketidakseimbangan pada sistem optik mata, sehingga menghasilkan gambar yang kabur. Dalam masyarakat, lebih dikenal dengan nama-nama berikut:
- Mata kecil atau rabun dekat (miopia)
- Hipermetropia (rabun jauh)
- Astigmatisma (silinder)
- Mata lanjut usia
Pada umumnya penderita ametropia dibantu oleh alat bantu penglihatan seperti kacamata dan lensa kontak. Prosedur lasik diperlukan untuk menyembuhkannya secara permanen sehingga penderitanya tidak harus memakai kacamata atau lensa kontak.
2. Katarak
Katarak adalah suatu kelainan pada lensa mata manusia yang menyebabkan kekeruhan pada lensa mata, mengakibatkan penglihatan menjadi kabur, sehingga menimbulkan resiko kebutaan. Kondisi mata manusia idealnya jernih dan mampu menerima cahaya/cahaya yang kemudian dipantulkan menuju retina atau saraf optik.
REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Sumatera Eye Center (Smec) memperkirakan jumlah penderita katarak di Indonesia mencapai sekitar empat juta orang. Pertumbuhan penderita katarak 300 ribuan orang per tahun.
Tidak jarang pihak rumah sakit menerima pasien yang memiliki keluhan mata katarak. Beberapa keluhan dari penyakit mata ini seperti mata buram, ada bayangan pada penglihatan, silau, dan orang yang terkena katarak lebih suka melihat di malam hari. Kondisi katarak ini terjadi ketika bercak seperti kabut menutupi sebagian lensa mata sehingga membuat mata tidak dapat melihat dengan jelas.
Menurut REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Sumatera Eye Center (Smec), operasi katarak Indonesia hanya sekitar 250 ribu per tahun. Satu-satunya solusi untuk menyembuhkan pasien katarak adalah operasi katarak, yang saat ini utamanya adalah operasi katarak fakoemulsifikasi.
Biasanya operasi katarak dengan membersihkan mata dari warna putih yang terdapat pada bagian lensa mata. Kemudian diganti dengan lensa baru yang jernih. Harapannya agar mata menjadi sehat dan bisa melihat dengan baik. Jika dibiarkan, lama-kelamaan akan menyebabkan gangguan yang lebih parah pada mata hingga berakibat kebutaan. Kebutaan bisa terjadi juga jika terapi atau pengobatan yang dilakukan tidak tepat.
Jika memiliki masalah kesehatan mata, jangan anggap remeh. Jika masalah mata berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter mata. Mari jaga kesehatan mata kita, karena mata adalah “Jendela Dunia”. Tetap jalani pola hidup bersih dan sehat serta periksakan diri ke dokter mata jika mengalami gangguan penglihatan agar dapat segera mendapatkan penanganan agar gangguan penglihatan tidak semakin parah.
Sumber:
Republika.co.id. 22 Juli 2019. Jumlah Penderita Katarak Bertambah 300 Ribu Per Tahun. Diakses pada 23 November 2022, dari https://www.republika.co.id/berita/pv1ufz414/jumlah-penderita-katarak-bertambah-300-ribu-per-tahun
Kemkes.go.id. 12 Oktober 2021. Katarak Penyebab Terbanyak Gangguan Penglihatan Di Indonesia. Diakses pada 24 November 2022, dari https://www.kemkes.go.id/article/print/21101200001/katarak-penyebab-terbanyak-gangguan-penglihatan-di-indonesia.html
Kmu.id. 23 Juli 2021. Anatomi Mata: Fungsi, Kelainan, dan Keluhan. Diakses pada 18 November 2022, dari https://kmu.id/anatomi-mata/
Komentar
Posting Komentar